Info Tempat Wisata, Informasi, Puisi Romantis, Tutorial

Puisi Ikhlas Diriku Merelakan Kepergianmu

Puisi Ikhlas Diriku Merelakan Kepergianmu

Puisi Ikhlas Diriku Merelakan Kepergianmu - yoshiwafa - Untuk seorang wanita yang sangat saya sayangi mulai dari awal saya bertemu sampai sekarang. Tepatnya Sudah 3 tahun 3 bulan 3 hari pada tanggal 20 Ferbruary 2014 dia mengucapkan kata pisah dengan saya. Selama itu pula saya masih sendiri dan saya harap sudah dapat ikhlas untuk melepaskan dirinya.

Entah dia akan membaca atau tidaknya puisi ikhlas yang saya buat, saya tidak terlalu berharap, namun saya membuat puisi hanyalah sebuah ungkapan hati dan isi dalam perasaan saya ini serta berbagai kepada setiap penggemar puisi.

Aku Relakan Kepergianmu

Sekian lamanya kita menjalin cinta
Namun sekarang kisah kita tidak kemana
Hanya tinggal serpihan kenangan semata
Yang selalu menghiasi hari-hariku tanpamu
Aku tahu dan sepenuhnya menyadari
Bahwa perasaan tidak dapat dipaksakan
Apalah jadinya bila terus dipaksakan
Lebih baik aku relakan dan ikhlaskan dirimu
Sebuah perasaan cinta yang bertepuk sebelah tangan
Tidaklah akan menajdi menyenangkan selamanya
Berawal manis bersamamu dan berakhir pahit tanpamu
Lalu untuk apa dahulu kamu menerima cinta dariku.
Tiada lagi arti diri ini untuk dirimu
Semua keindahan itu telah pergi
Aku ikhlaskan sakit yang kau tanamkan
Pada hati dan perasaanku yang masih membekas.
Hanya rintihan kepedihan yang ku lalui
Menjalani hari tanpa kehadiranmu lagi
Semakin lamanya tanpamu buatku sadar
Aku tak bisa terus seperti ini
Terima kasih untuk luka yang kamu berikan
Terima kasih untuk kebahagiaan yang setidaknya pernah ada
Terima kasih untuk cinta yang kamu berikan dulu
Dan terima kasih untuk semua yang kau berikan padaku dulu.

Advertisement.










Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel yang berjudul Puisi Ikhlas Diriku Merelakan Kepergianmu dengan kategori Puisi / Puisi Ikhlas , dan Url http://tutorial-yoshiwafa.blogspot.com/2014/02/puisi-ikhlas-diriku-merelakan-kepergianmu.html yang ditulis oleh Yoshi Wafa.
Rating Artikel ini : 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Yoshi Wafa, Published at 12:12 AM and have 0 comments

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan tidak menyertakan link hidup / Live link dalam kolom Komentar, gunakan bahasa yang baik dan komentar harus sesuai dengan bahasan artikel dan tidak menyalahi undang-undang yang berlaku.

Komentar dengan menyertakan Link Hidup di dalam kolom komentar tidak akan kami publikasikan. Terima kasih sudah berkomentar.

Salam.